Posts

Showing posts from November, 2020

GALAU AWALNYA SYUKUR HASILNYA. j

Image
                      oleh : Mbah Liem Menjelang akan dilaksanakannya serangkaian kegiatan yang bertajuk Seminar atau  di sebut Pelatihan bagi Guru - Guru yang berbasis Nahdliyin dalam wadah PERGUNU . Diawali dengan sedemikian kegigihan dan kesabaran, waktu itu bermula dari  di sarankannya oleh bagian Kesra Pemda Tulungagung untuk merefisi proposal yang sudah diajukan pada tahun anggaran sebelumnya yaitu tahun 2019. Dengan  cepat kilat apa yang disarankan oleh Kabag Kesra,  segera di tindak lanjuti oleh teman teman Pengurus Harian,  dan di sepakati mengambil tempat yang berada di tengah tengah diantara rumah para pengurus,  maka disepakati pertemuan itu bertempat di rumah Ibu Siti Ma'rifah  sekretaris Pergunu,  yang bertempat tinggal di Kelurahan Jepun Tulungagung.  Malam itu pengurus bisa berkumpul dan langsung  merefisi proposal, yang pernah di ajukan untuk menunjang ke...

MENGENANG SEBUAH RINTISAN PERGUNU

Image
Disebuah ruangan itu, seakan menjadi saksi,  ruangan yang pada waktu itu masih hanya  dilengkapi kursi dari bahan menjalin, dan meja model jengki terbuat dari kayu jati. Itu adalah ruang Kantor LP.  Ma'arif yang ku ingat pada tahun 1998 an,  dan sampai sekarang pun masih tetap  berdiri kokoh sebagai Kantor Ma'arif Tulungagung.  Di tempat itu jauh sebelum era reformasi, sering di gunakan untuk berkumpulnya guru guru yang memiliki jiwa Nahdliyin,  dari berbagai asal Sekolah dimana ia mengajar. Kalau istilah sekarang mungkin bisa di sebut tempat tongkrongannya Guru Guru yang berafiliasi dan berjiwa NU.  Bermula dari sekedar curhat, diskusi, dan nggedabrus ngalor ngidul akhirnya membuahkan sebuah gagasan untuk membuat sebuah komunitas. Yang komunitas itu kemudian yang dinamai Pergunu,  meskipun hanya sayup sayup terdengar bahwa di Tulungagung dulunya juga sudah ada kumpulan Guru NU.  Namun entah siapa pengurusnya, generasi selanj...

DULUNYA SERING DIBULI

Image
Kalau saja kita mengingat kembali di saat masih  di bangku Sekolah Pendidikan Guru Agama Negeri yang kerennya di singkat PGAN, pasti di saat ini kita sangat bersyukur Alhamdulillah ke hadirot Allah SWT.  Bersekolah di PGAN yang nota bene di bawah lingkungan Departemen Agama pada waktu itu,  yang sekarang beralih nama Kementerian Agama, pada waktu itu tentu harus benar benar tahan mental, tahan uji dan tahan banting.  Mengapa demikian penulis katakan?, karena masarakat kebanyakan pada waktu itu masih memandang sebelah mata terhadap siswa PGA, mereka mengira bahwa yang nantinya berhasil sukses itu yang bersekolah di STM,  di SMA, dan SMEA saja pada waktu itu.Sehingga siswa PGA pada waktu itu kurang mendapat respon yang positif dari sebagian masyarakat.  Sebuah contoh pada waktu itu di sekitar tahun 1978 ketika kita mengikuti kegiatan lomba di Hari Ulang tahun kemerdekaan,  lomba lampion, sepeda hias,  baris ber baris, dan alegori,  ...

AL-KABIROH MEMPERINGATI MAULUD NABI MUHAMMAD, SAW, 1442 H

Image
Sebut saja namanya Al-Kabiroh, ia adalah nama kumpulan atau jamaah Sholawat Dibak iyah putri, yang bermarkas di Masjid Al Muhajirin Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu Kab. Tulungagung.  Keberadaan jamah Al Kabiroh di Masjid Al Muhajirin sangat bisa memberi warna dan menambah makmurnya siar Islam ala Ahli sunah wal jamaah Annahdliyah di Gedangsewu khususnya. Disamping itu juga bisa menjadi perekat sambungnya tali silaturrahmi antar jamaah putri,  karena setiap malam selasa secara rutin terus berkumpul dan tidak jemu jemunya mereka mengadakan latihan bersama.  Dibawah asuhan Al Ustadz Isman Hariyono,  yang berasal dari Desa Sukowiyono,  Ibu Ibu jamaah merasa nyaman dan penuh semangat,  dikarenakan Ustadz Isman Hariyono yang kesenharian pada waktu lstihan Ibu Ibu memanggilnya Pak No.  Pada bulan Maulud 1442H atau tahun Masehi 2020 jamaah Al Kabiroh punya niatan mengadakan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW,  yang mendapat du...

40 TAHUN SUDAH WAKTU SEKOLAH.

Image
Tidak ada usaha yang sia sia dan hasilnya luar biasa. Saya hitung hampir dua minggu menjelang hari H.yaitu hari ini yaitu Ahad Pon 8 Nopember 2020.Teman teman panitia kecil yang di pandegani Sdr H. Wiyoto, Im. As ari, H. Im. Mujeri, H. Dardiri dan Arif Mahsuson, mereka tiada jemu jemunya berencana dan nyusun strategi agar supaya pelaksanaan reuni kali ini bisa kompak sukses dalam jalinan silaturrahmi nglumpokne balung sing pisah.  Nyatanya Alhamdulillah semua teman bisa saling bertemu berjabat tangan erat berpelukan antar sesama jenis, karna merasa petistiwa jumpa seperti ini sangat lah langka bila tidak terncanakan dan terjadwal.  Penulis sendiri bisa hadir di tengah tengah teman sekolah pada 40 tahun yang lalu, sebetulnya bukan perkara yang mudah yang tanpa petjuangan dan pengorbanan. Satu sisi jika melihat istri yang madih belum pulih betul sakitnya kadang ndak tega dan ndak mentala untuk meninggalkan agak relatif lama,  dan pada sisi lain ada rasa yang kur...