GALAU AWALNYA SYUKUR HASILNYA. j

                      oleh : Mbah Liem

Menjelang akan dilaksanakannya serangkaian kegiatan yang bertajuk Seminar atau  di sebut Pelatihan bagi Guru - Guru yang berbasis Nahdliyin dalam wadah PERGUNU . Diawali dengan sedemikian kegigihan dan kesabaran, waktu itu bermula dari  di sarankannya oleh bagian Kesra Pemda Tulungagung untuk merefisi proposal yang sudah diajukan pada tahun anggaran sebelumnya yaitu tahun 2019.

Dengan  cepat kilat apa yang disarankan oleh Kabag Kesra,  segera di tindak lanjuti oleh teman teman Pengurus Harian,  dan di sepakati mengambil tempat yang berada di tengah tengah diantara rumah para pengurus,  maka disepakati pertemuan itu bertempat di rumah Ibu Siti Ma'rifah  sekretaris Pergunu,  yang bertempat tinggal di Kelurahan Jepun Tulungagung. 

Malam itu pengurus bisa berkumpul dan langsung  merefisi proposal, yang pernah di ajukan untuk menunjang kegiatan Pergunu, dengan di selingi kelakar ringan dan sambil menikmati hidangan yang di suguhkan tuan rumah,  malam itu froposal sudah redy,  tinggal memintakan Surat domisili organisasi dari kelurahan Kampungdalem,  dan juga surat pengakuan bahwa Pergunu itu banomnya NU dari PC NU Tulungagung. 

Untuk mencarikan tanda tangan ke ketua Tanfidyah PC. NU tidak ada kendala yang berarti, nyatanya saya sendiri dengan Bapak Atiq Hanum Almasnuhi, berkunjung atau sowan ke kediamannya, disambut dengan well come penuh keramahan. Berbeda dengan mencari surat domisili dari Kelurahan,  sebetulnya tidak sulit hanya saja waktu itu Bapak lurahnya tidak ada di tempat karena ada tugas dinas diluar,  maka surat domisili itu dibuatkan dan di tandatangani. Pak Sekkel atau Bapak carik. 

Siang itu surat domisili  yang sudah ditangan langsung dicarikan tanda tangan ke kantor Kecamatan kota. Disitu lah mulai ada sedikit kesulitan yang harus di jalani dengan kesabaran. Mengapa? karena dari stap Kecamatan tidak mau menerima surat yang tanda tangannya dari Sekretaris Desa,  maka surat itu di tolak. Siang itu juga saya harus kembali ke Kantor Kelurahan Kampungdalem lagi,  untuk minta tanda tangan Pak Lurahnya. Sampai sampai waktu itu Pak Harun kutinggal sendirian di gasebo belakang kantor Pemda. Karna siang itu ketika mengantarkan proposal hasil refisi dah janjian dengan Pak Harun. Wal hasil  di kantor kelurahan siang itu sekitar pukul 14.00 bia ketemu Pak lurah juga kebetulan saya dengan Pak lurahnya sudah kenal baik, maka surat yang saya butuhkan langsung di buatkan. Tanpa menunggu besuk  siang itu saya langsung meluncur ke kantor Kecamatan lagi, Alhamdulillah Bapak camat memberikan tanda tangan. 
Surat kelengkapan persaratan pencairan dana hibah dari kesra sudah lengkap langsung saja saya serahkan pada Pak Siroj yang menangani bidang itu. Karena dengan Pak Siroj sudah terjalin hubungan yang baik,  maka saya tanyakan:" kira kira kapan Pak bisa ca irnya?  Jawab dia Ingsyaallah ya seminggu lagi bisa di cek  pada rekeningnya. 

Benar juga satu minggu sesudahnya ada khabar dari Pak Siroj, agar ngecek saldo di Bank Jatim. Langsung saja ku hubungi Bu Sunah selaku bendahara untuk bersama ketua untuk ngecek saldo dan sekaligus mengambilnya,  seraya penuh syukur setelah ditanyakan pada kasir ternyata sudah benar benar masuk rekening Pergunu sejumlah persis yang ada pada proposal. 

Segeralah langkah berikutnya mengumpulkan pengurus harian, untuk membentuk acara kegiatan yang sesuai dengan isi proposal dengan alasan agar tidak menemukan kesulitan ketika nanti membuat lpj nya. Adapun empat kegiatan semacam seminar atau pelatihan itu, seminar IT yang di dahulukan yaitu pada tanggal 4 Nopember 2020,  disusul berikutnya Pelatihan Literasi pada tanggal 7 Nopember 2020 dan terakhir Seminar Aswaja dan Advokasi guru pada tanggal 21 Nopember 2020.

Tidak ada hasil yang bagus bila suatu kegiatan tidak disiapkan  kepanitiannya secara bagus pula.  Serangkaian 4 acara yang akan dilakukan, susunan kepanitiaan di sepakati , dan di nahkodai oleh Saudara Malik Syaifudin, M. Pd, I dan juga berkat kekompakan semua panitia semua tahapan kegiatan bisa berjalan lancar sesuai  dengan harapan. 

I.  Seminar IT,  dan pembuatan Blok,  dilaksanakan pada hari Sabtu  4 Nopember 2020. Dibawah koordinator duet hebat  Saudara Nurhadi, M. Pd. I dan Saudara Moh. Ansori, M. Pd. I, sangat disambut antosias  oleh peserta tuk mengantarkan  pemateri Bapak Deny Triana,SE,  figur praktisi yang serba bisa, dan bersahaja,  juga jabatan kali ini sebagai kepala SMA Diponegoro Tulungagung.  Meskipun seorang kepala sekolah dalam kepanitiaan juga mandegani semua perlengkapan bisa tuntas.  Mulai menyiapkan ruangan, pasang umbul umbul,  pasang bener selamat datang bahkan bakdroup, tidak canggung canggungnya dipasang bahkan sampai penekan ondo sendiri. 

Dalam penyampaian materi yang di moderatori duet  Saudara Nurhadi M. Pd. I dan Saudara Mih. Ansori, malah menambah senangnya peserta  akhirnya  mereka menjadi Trio  yang hebat. Hari pertama memang istimewa karena juga diadakan upacara pembukaan. Sedianya mengundang PC. NU, Kasi Pendma, Dewan pakar,  yang mana ketiganya bersamaan acara maka tidak bisa hadir. Yang bisa hadir waktu itu Ketua LP. Ma'arif  yaitu Bapak  H. Kozin M. Pd. I sekaligus membuka seminar. 

II. Seminar Literasi
Merupakan putaran kedua setelah seminar IT,  yaitu dilaksanakan hari Sabtu 7 Nopember 2020. di tempat yang sama yaitu di SMA Diponegoro Tulungagung. 
Pelaksanaan  putaran kedua ini di buka langsung oleh ketua PC. Pergunu Tulungagung,  di katakannya bahwa antara IT, dan Literasi sangat berkaitan, maka setelah peserta yang dari sekolah yang sama agar salung isi mengisi ilmu dari seminar ini, agar bisa dan berani menulis melalui bloknya masing-masing. Sekaligus hasil tulisan dilombakan untuk menyambut hari Guru Nasional,  dan oleh ketua Pergunu di sediakan hadiah tunai satu juta rupiah, sebagai stimulus atau penyemangat peserta. 

Putaran kedua ini panitia Alhamdulillah bisa menghadirkan Bapak Literasi handal,  yaitu Bapak Prof. Dr. Ainun Naim  dari IAIN Tulungagung.  Sang moderator Tetap duet  Saudara Nurhadi M. Pd. I dan Saudara Moh. Ansori yang memandu,  i Bapak Ainun Naim.  Materi tunggal pada hari itu sangat bisa di terima dan di rasakan sebagai ilmu baru tentang keberanian menulis oleh para peserta. Terbukti menurut keterangan tiem zuri lomba, sudah masuk tulisan yang di setor melalui Gubug literasi sudah ada 13 calon calon penulis handal. Tapi bila di prosentasi dari 100 peserta yang aktif jumlah yang sedemikian itu madih harus dipacu lagi. 
III. Seminar Aswaja dan Advokasi  Guru
Sebagai  materi yang terakhir yang dilaksanakan Sabtu 21 Nopember 2020, dalam perasaan  tidak kalah spesifiknya dengan pelaksanaan pada putaran pertama. Mengapa?  Karena ibarat orang yang lagi sakit begitu,  pagi itu dapat dikatakan mempetoleh obat yang manjur. Semua Undangan yang nota bene orang - orang penting di Tulungagung bisa hadir langsung. Ketua PC. NU Bapak KH. Hakim Mustofa hadir dan membuka seminarnya. 
Kasi Pendma Kemenag Bapak Suryani juga hadir, dalam sambutannya beliau mengajak agar materi Aswaja di masukkan dalam kurikulum Madrasah, agar supaya para siswa mengenal betul ajaran Aswaja,  dan kuwat aqidahnya.  Ditutup dengan do'a oleh Dewan pakar Pergunu Bapak Prof. Dr. H. Ahmat Patoni,  sebelum membacakan do'a beliau memaparkan tentang kedisiplinan. Di sinyalir pada waktu menyanyikan Lagu Indonesia raya,  mungkin dilihatnya masih ada yang  tidak bersikap sempurna. Kata beliau karena siksp Guru itu akan di contoh oleh murid muridnya. 

Dihari terakhir  itu juga selain di hadiri para tokoh penting,  juga ada bantuan Sponsor dari  Armada Yamaha,  yang bentuk kerja samanya memberikan sna ck pada peserta dan panitia. Ini sangat membantu sekali dan sedikit bisa mengurangi beban panitia. 
Dengan penuh rasa syukur akhirnya rangkaian kegiatan  bisa berjalan dengan lancar. Sebagaimana pada awalnya saya sangat galau,  berkat kesungguhan, keiklasan berjuang teman - teman yang tidak mengenal lelah akhirnya tergantikan dengan rasa Syukur. 
         
            Alhamdulillah. 

Bay Mbah Liem.  23112020,

 

Comments

  1. Luarbiasa mbah Liem..mmbaca tulisan beliau serasa sedang dilelo lelo..adeem...mak nyus.

    ReplyDelete

Post a Comment