DULUNYA SERING DIBULI
Kalau saja kita mengingat kembali di saat masih di bangku Sekolah Pendidikan Guru Agama Negeri yang kerennya di singkat PGAN, pasti di saat ini kita sangat bersyukur Alhamdulillah ke hadirot Allah SWT.
Bersekolah di PGAN yang nota bene di bawah lingkungan Departemen Agama pada waktu itu, yang sekarang beralih nama Kementerian Agama, pada waktu itu tentu harus benar benar tahan mental, tahan uji dan tahan banting.
Mengapa demikian penulis katakan?, karena masarakat kebanyakan pada waktu itu masih memandang sebelah mata terhadap siswa PGA, mereka mengira bahwa yang nantinya berhasil sukses itu yang bersekolah di STM, di SMA, dan SMEA saja pada waktu itu.Sehingga siswa PGA pada waktu itu kurang mendapat respon yang positif dari sebagian masyarakat.
Sebuah contoh pada waktu itu di sekitar tahun 1978 ketika kita mengikuti kegiatan lomba di Hari Ulang tahun kemerdekaan, lomba lampion, sepeda hias, baris ber baris, dan alegori, pasti msyarakat tumplek blek melihat berduyun duyun memenuhi kota Tulungagung.
Disela hiruk pikoknya para penonton dan juga ada penonton yang menyerupai atau bsgaikan suporter dari sekolahnya masing masing, yang memberi suport pada barisannya masing masing sekolah. Pasti pada waktu itu bila gilirannya bsrisan PGAN yang lewat tak henti hentinya mereka membuli dengan dengan kata" Pak modin lewat Pak modin lewat".
Namun karena seringnya hal hal yang seperti itu kita terima dan biasanya dari kita tidak ada niatan untuk balas membulinya. Justru itu semua menjadi cambuk lebih semangat dan lebih menguatkan karakter para Alumnus PGAN 6 tahun Tulungagung. Yang pada akhirnya berkah ilmu yang tulus dari Bpk/ Ibu Guru dan berkat ridhonya pula akhirnya tamatan PGAN 6th Tulungagung, dari bulian bulian pada waktu itu sekarang hampir semua bisa menjadi orang orang yang sukses. Mereka bisa menunjukkan dhafma baktinya ikut membangun negeri ini sesuai bidangnya mading masing.
Dari Reuni 40 tahun yang lewat kemarin merupakan sebuah jawaban bahwa dari bulian terbangun kesuksesan. Sukses tidak harus dari keturunan orang sukses, bukan hanya dari keturunan orang kaya saja, sukses tercipta juga dari derita dan dan bulian yang di jawabnya dengan semangat dan percaya diri.
Nyatanya tamatan PGAN 6 thn Tulungagung tahun 1980. Hampir memenuhi di bumi Nusantara: ada yang menjadi Sekcam, ada Polisi, pengusaha, Yang Guru SD, SMP, SMA/SMK hampir 95%, pengawas SMA/SMK, Habaib, Kiyai ,Kepala Pengadilan Agama dan bahkan ada yang profesor menduduki Rektor di sebuah Perhuruan tinggi faforit di Jawa Timur.
Semoga Tamatan PGAN 6 th, tahun '80. Tetap Bersinergi, membeti manfaat, dan membawa barokah. Aamiin.
Ditulis Oleh Muslim Muridi.
Mantap Yai. Terus menulis. Sebentar lagi bisa jadi buku
ReplyDeleteMantab bah... Smakin rapi dan romantis...
ReplyDeleteMening...
ReplyDeleteSangat menarik bapak 👍🏻
ReplyDelete