40 TAHUN SUDAH WAKTU SEKOLAH.

Tidak ada usaha yang sia sia dan hasilnya luar biasa. Saya hitung hampir dua minggu menjelang hari H.yaitu hari ini yaitu Ahad Pon 8 Nopember 2020.Teman teman panitia kecil yang di pandegani Sdr H. Wiyoto, Im. As ari, H. Im. Mujeri, H. Dardiri dan Arif Mahsuson, mereka tiada jemu jemunya berencana dan nyusun strategi agar supaya pelaksanaan reuni kali ini bisa kompak sukses dalam jalinan silaturrahmi nglumpokne balung sing pisah. 
Nyatanya Alhamdulillah semua teman bisa saling bertemu berjabat tangan erat berpelukan antar sesama jenis, karna merasa petistiwa jumpa seperti ini sangat lah langka bila tidak terncanakan dan terjadwal. 
Penulis sendiri bisa hadir di tengah tengah teman sekolah pada 40 tahun yang lalu, sebetulnya bukan perkara yang mudah yang tanpa petjuangan dan pengorbanan. Satu sisi jika melihat istri yang madih belum pulih betul sakitnya kadang ndak tega dan ndak mentala untuk meninggalkan agak relatif lama,  dan pada sisi lain ada rasa yang kurang pas apabila tidak bisa hadir di tengah tengah teman teman yang  rata rata sudah memenuhi dua warna hitam dan putih rambutnya. Padahal Mbak Sutiyah yang bermukim di Bogor semalam ngobrol via WA akan hadir, juga Bunda Tutik Susmiati yang dari Surabaya juga menystakan hadir, walaupun ada saudaranya yang opnam di rumah sakit,  juga De Istiqomah yang nun jauh dari Munjungan juga hadir. 
Aku harus hadir bisikku dalam hati, makanya pagi sepulang dari Masjid usai sholat subuh, sudah mulai ngebut menyelesaikan urusan dapur, mulai nyiapkan air hangat, nyuci dah pokoknya pagi tadi sebelum berangkat ke rumah Pak H. Munawwar Desa Sodo Kec. Pakel dah kerja rodi persisnya, itu tuk mencuri hati istri biar bisa ku tinggal Reuni. 
Pukul 09.00 kurang sedikit ku sempatkan buka hp, yang memang hp tadi tidak sempat says sentuh sejak pagi, saya bukak waw ternyata Kang Makruf yang sekarang mukim di Ponorogo, memadukkan aku lagi ke dalam group Slumni PGAN 6th. Dan kulihat waktu itu sudah afa postingan foto didalamnya Kang Anis, Kang Masyukur, Kang Mangil  yang sudah siap berangkat danadih ngumpul di rumah Abah Yik Muh Kampungdalem. 
Melihat teman disana sudah pada siap, apa lagi Ksn Asngari di WA group mengabarkan bahwa teman teman Trenngalik sudah pada datang. Kupercepat mandi dan kupilih baju yang lengan pendek karna udara panas sumuk, setelsh pamit meninggalkan istri yang sakit ku putuskan sepedahan motor saja bisa cepat dan bisa nrabas. 
Perjalanan 30menit nyampai di lokasi,  pertama yang ku jumpa Ksng Imam Mujeri, dan Kang Ngari yang menjaga regol depan nyatanya,  jika tidak di tunggu banyak yang kebablasen, sepetti Jeng Erns Fibriani yang bablas sampai barat. 
Memasuki pekarangan rumah P. Munawar setelah memarkir sepedah motor,  ku mendeksti teman namun masker dan kaca msts hitamku tidak ku lepas, Mbak Hanif yang ada paling dekat waktu tadi saya isarat awe nyatanya nystanya cuma melihat saja, tapi setelah masker dan kacs mata hitam saya lepas pecahlah tertawanya. 
Hampir seratusan siang tadi yang hadir, dan setelah berkangen kangenan, seperti membuat kelompok kelompok kecil sambil menikmati hidangan yang ada kadang sesekali terdengar gurauan lucu mereka. 
Setelah jam 10.00 Kang Dardiri selaku pembawa acara segeraensta acara, disamping mensta hiburan lewat elektun. 
Acara yang di kemas yaitu Reuni dan Maulid Nabi Muhammad, saw. Dengan susunan acara:
- pembukasn demean Umul Quran
- tawasul hadiah fatihah tuk Guru guru, dan teman sekolah yang sudah meninggal dunia. Oleh ustsdz Komarodin dan fi teruskan bacaan Tahlil. Selesai tahlil ditutup do'a yang di pimpin oleh Kan Daim Khoiri, yang sekarang masih menjabat Kepala Pengadilan Agama Kab. Tulungagung. 
Diteruskan sambutan tuan rumah P. Haji Munawar. Dengan ucalan terimakadih atas kehadiran teman teman yang kompak mrski dari jauh, apabila ada gupuh, suguh, aruh yang kurang betkenan mohon di maafkan. Usai sambutan sohibul bait acara ramsh tamsh dengan prasmanan dan hadirin agar pindah di ruang belakang, yang di sana sudah di siapkan beraneka menunya. 
Disela sela acara ramah tamah di depan elektun lagu lahu tetus didendangkan ada yang solo dan juga ada yang duet. Kang Roziq dengan lagu segalanya bagimu, Ksng Purnomo 135 juta penduduk Indonesiadan Cik Lin dengan lagunya "semua insan sama di cinta dan mencinta"
Hadir juga teman kita Prof. Dawud, Habaib Yik Muh, Kep. Pengadilan Sgams Kang Daim SHI, juga Kep. Sek SMA N Pakel Kang Misbah. 
Juga banyak di hadiri para sunan sangking banyaknya Dunan slias Pangsiunan ngantek ndak iso nyebotne sitok sitok. Diakhiri foto bersama dan pulang membawa sofenir dari tusn rumah. 
Dan 6 bulan berikutnya siap berketempatan yaitu KANG KOTIB Prigi. 
08112020 muslimmuridi. 

Comments